Sabtu, 05 November 2011

DAMPAK GLOBAL WARMING di 5 BENUA

GLOBAL WARMING
Australia
Terumbu karang terancam
Dunia telah kehilangan hampir 20 persen terumbu karangnya akibat emisi karbon dioksida. Jika kecenderungan emisi karbon dioksida saat ini terus berlangsung, banyak terumbu karang mungkin akan hilang dalam waktu 20 sampai 40 tahun mendatang, dan ini akan memiliki konsekuensi bahaya bagi sebanyak 500 juta orang yang bergantung atas terumbu karang. CO2 yang diserap mengubah samudra menjadi lebih asam, yang secara serius merusak sangat banyak biota laut dari terumbu karang hingga kumpulan plankton dan dari udang besar hingga rumput laut.

Pulau Tuvalu Krisis Air Bersih dan terancam tenggelam
Tuvalu adalah negeri kepulauan kecil di samudera Pasifik ( dekat Australia ), mengumumkan situasi darurat terkait semakin tipisnya persediaan air bersih. Menipisnya persediaan air bersih sudah mempengaruhi ibukota, Funafuti dan beberapa pulau lainnya. Menipisnya persediaan air bersih ini salah satunya diakibatkan tidak turunnya hujan selama enam bulan di Tuvalu akibat global warming. Selain masalah air bersih, Tuvalu juga terancam tenggelam akibat naiknya permukaan air laut karena pemanasan global, sebab kepulauan ini hanya memiliki tinggi daratan rata-rata dua meter.
Banjir di Australia
Banjir yang baru-baru ini terjadi di Queensland, Australia, merupakan banjir terparah di negara itu, setidaknya dalam tiga dekade terakhir. Para ilmuwan mengutarakan bahwa banjir ini sangat mungkin memiliki keterkaitan dampak dengan perubahan iklim akibat pemanasan global.
Mencairnya Lapisan Es Antartika Barat
Hilangnya beting es di beberapa tempat pada kenaikan suhu hingga 1ºC sudah terlihat. Kenaikan suhu di atas 2ºC akan menyebabkan sebagian wilayah es Antartika Barat mencair dan air laut akan naik setinggi 1,5-5 meter selama berabad-abad hingga ribuan tahun.
Populasi habitat hewan platypus di Australia terancam punah
Pemanasan Global mengakibatkan penyusutan populasi habitat hewan platypus di Australia. Suhu kering akibat pemanasan yang secara terus menerus dapat mengancam kelangsungan hidupnya.




EROPA
• Kerusakan ekosistem flora di Eropa
hutan-hutan rusak karena terbakar; tanaman-tanaman yang stres, bukannya menyerap karbon, mulai melepaskan karbon yang pernah diserapnya ke atmosfer.
• Di bawah lapisan es Kutub Utara tersimpan karbon dan metana dalam jumlah besar
Bila es mencair, maka kedua gas rumah kaca ini akan dilepaskan ke atmosfer. Jumlahnya tidak main-main! Lapisan es Kutub Utara mengandung 2 kali lipat jumlah karbon yang ada di atmosfer. Penelitian dua puluh lebih ilmuwan lingkungan yang dikepalai oleh Profesor Ted Schuur dari University of Florida yang dimuat dalam jurnal Bioscience edisi September 2008 menunjukkan bahwa 1.672 miliar metrik ton karbon terkurung di bawah lapisan es dan jumlah ini dua kali lipat dari 780 miliar ton karbon yang ada di atmosfer saat ini.
• Jutaan ton metana ini mulai terlepas dari dasar laut Arktik
Para ilmuwan Arktik menemukan bukti nyata bahwa jutaan ton metana ini mulai terlepas dari dasar laut Arktik. Mereka menemukan sejumlah area yang berbuih di lautan karena gas metana meruap dari dasar laut. Tak berapa lama kemudian ditemukan kembali ratusan gelembung metana yang meruap dari dasar laut di daerah Svalbard di Arktik. Ancaman serius juga berasal dari endapan hidrat metana yang tersimpan di dasar laut. Endapan ini terdapat di seluruh pinggir benua dan terlepas bila laut menjadi panas. Dengan hilangnya lapisan es yang mengakibatkan 90% panas matahari langsung masuk ke dalam lautan, endapan metana ini bisa terlepas dari dasar laut.
• Dampak Pemanasan Global, Eropa dan Amerika Serikat Beku
Para ilmuwan menegaskan, badai salju dan suhu dingin ekstrem yang melanda Eropa dan Amerika Serikat, akhir-akhir ini adalah efek langsung dari pemanasan global. Anomali iklim tersebut masih mengakibatkan gangguan transportasi
• Penyerbukan lebih lama dan timbul penyakit
Pemanasan global juga menyebabkan musim penyerbukan berlangsung lebih lama sehingga meningkatkan resiko munculnya penyakit yang ditimbulkan oleh kutu di wilayah Eropa Utara. Penyakit lain yang teridentifikasi adalah lyme, yang disebabkan oleh semacam bakteri di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Gejalanya berupa sakit kepala, kejang, dan nyeri sendi. Penyakit itu berpindah melalui gigitan sejenis kutu rusa yang yang telah terinfeksi lyme. Bakteri yang sama juga banyak ditemukan pada tikus.
• Pemanasan Global Aktifkan Bakteri Vibrio di Laut
Penelitian oleh 17 lembaga kelautan Eropa menyatakan pemanasan global menyebabkan proliferasi bakteri Vibrio, yang dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti kolera dan gastroenteritis.


AFRIKA
• Naiknya suhu udara akan menyebabkan puluhan juta orang menderita kekurangan air dan terancam oleh penyebaran penyakit malaria , merosotnya hasil panen, dan rusaknya banyak ekosistem
• Musim panas dan kebakaran hutan makin parah di seluruh dunia, dari Amerika bagian barat hingga Australia, bahkan sampai Gurun Sahel di Afrika utara.
• akibat pemanasan global, puncak Gunung Kilimanjaro di Afrika, puncak saljunya akan cepat meleleh, hal itu mungkin benar-benar hilang dalam 20 tahun.
• nyamuk-nyamuk semakin berkembang biak erutama di Afrika dan Asia. Dua penyakit serius akibat gigitan nyamuk, yaitu malaria dan demam berdarah dengue, sangat sensitif terhadap perubahan iklim .


ASIA
• Meningkatnya wabah penyakit seperti demam berdarah , malaria dan penyakit lainnya di Indonesia
Karena suhu makin hangat, maka dengan sendirinya jentik nyamuk DB (Demam Berdarah) dan Malaria akan memiliki siklus hidup yang lebih pendek dan masa inkubasi penularan yang lebih singkat. Maka ledakan populasi nyamuk berbahaya ini akan bersifat lethal bagi masyarakat. Termasuk juga jenis penyakit lainnya seperti Diare, Leptospirosis, Asma, Kanker Kulit dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (COPD).
• Perubahan Iklim
Peningkatan temperatur Bumi dan curah hujan yang lebih lebat
• Pertanian
Mengubah pola presipitasi, penguapan, air limpasan dan kelembaban tanah , resiko terjadinya ledakan hama dan penyakit tanaman serta terancamnya ketahanan pangan
• Kelautan
- Naiknya permukaan air laut (bisa menenggelamkan
daerah pesisir yang produktif)
- Pemanasan air laut yang mempengaruhi keanekaragaman
hayati laut ,Peningkatan jumlah penyakit yang dibawa melalui air dan
vektor
• Satwa
- Perubahan habitat. Hilangnya daerah pesisir berakibat pada
keanekaragaman hayati serta migrasi penduduk yang hidup
di kawasan ini , Penurunan populasi amfibi secara global
• Dengan suhu yang semakin meningkat, sekitar 1 miliar penduduk akan menderita akibat menyusutnya produksi pertanian, berkurangnya persediaan air, meningkatnya peristiwa cuaca yang ekstrim (badai, banjir, dan kekeringan).
• Akibat Pemanasan Global, Sungai di China Terancam Kering
Sejumlah peneliti menyebutkan bahwa gletser di dataran Qinghai, China dan kawasan Tibet mencair dengan kecepatan yang lebih tinggi, akibat pemanasan global. Menurut pakar, sebuah bagian dari gletser, yang menjadi sumber air utama sungai terbesar di negeri itu yakni Sungai Kuning dan Lancang, telah mencair di kawasan seluas 2.400 kilometer persegi , mencairnya gletser ini akan berpotensi menimbulkan kekurangan air dan bahkan keringnya sungai tersebut .

AMERIKA
• Lapisan es di belahan bumi utara mencair dan menyebabkan kerusakan jalan-jalan dan bangunan-bangunan di sebagian Kanada dan Rusia.
Kutub Utara berada di atas es yang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan dengan sebelumnya, sementara es tua yang kuat mulai digantikan es muda yang cepat mencair. Demikian dikatakan beberapa peneliti di NASA dan National Snow and Ice Data Center di Colorado. Menurut para peneliti tersebut, maksimum es laut Artik pada musim dingin ini bertambah 15 juta dan 150.000 kilometer persegi, sekitar 720.000 kilometer persegi lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata wilayah Kutub Utara antara 1979 dan 2000
• Tanah di daratan terkontaminasi
Tanah di daratan telah terkontaminasi karbon dioksida dari atmosfir. Tingginya kadar karbon dioksida yang diserap membuat tingkat molekul dalam tanah berubah, sehingga mempengaruhi kehangatan di Bumi. Selain itu, pengaruh kadar karbon dioksida yang terlalu tinggi dapat membahayakan kelangsungan makluk hidup di tanah.
• Gletser di seluruh dunia menciut tiga kali lebih cepat dibanding tahun 1970'an dan rata-rata tiap gletser telah kehilangan es setebal 25 kaki (7,62 m) sejak 1997.
• Pengukuran menunjukkan bahwa sejak tahun 2000, Greenland telah kehilangan lebih dari 1,5 triliun ton es, sementara Antartika 1 triliun ton sejak 2002. Menurut beberapa laporan dari Dewan Antar-Pemerintahan untuk Perubahan Iklim, para ilmuwan tidak mengantisipasi hilangnya lapisan es di Antartika, kata Weaver. Dan rasio kecepatan melelehnya es makin tinggi, sehingga lapisan es di Greenland kini meleleh dua kali lebih cepat dibanding tujuh tahun lalu, sehingga meninggikan permukaan laut.
• Dengan kenaikan suhu hingga 1ºC, puluhan juta penduduk Amerika Latin menderita kekurangan air;
• beberapa spesies endemik terancam oleh alih fungsi lahan dan perubahan iklim.
• Kenaikan suhu di atas 1ºC menyebabkan lebih dari ratusan juta orang kekurangan air;
• daerah dataran rendah di pinggir pantai, yang berpenduduk padat, terancam oleh naiknya air laut dan semakin intensnya badai di pesisir pantai;
• keragamanan hayati lenyap secara besar-besaran khususnya di Amazon.
• Musim panas dan kebakaran hutan makin parah di seluruh dunia, dari Amerika bagian barat hingga Australia, bahkan sampai Gurun Sahel di Afrika utara.
• Banyak spesies kini terancam karena berubahnya iklim. Bukan saja beruang kutub yang kepayahan bermigrasi (yang telah menjadi ikon pemanasan global), tapi juga pada kupu- kupu yang sangat rapuh, berbagai spesies kodok, dan juga pada hutan-hutan pinus di Amerika utara.
• Amerika dan Kanada Beku
Badai salju hebat juga memaksa orang Amerika menggigil dan menghadapi kekacauan rencana. Wilayah timur laut mendapat pukulan terburuk dari badai yang diprakirakan bergerak ke utara pantai timur Amerika Serikat dan membawa salju dalam jumlah signifikan.
• Amerika Alami Kekeringan Parah Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global yang makin hari makin parah membuat Amerika Serikat (AS) mederita karenanya. Di negeri Paman Sam itu rekor kekeringan terparah terjadi.Ilmuwan mengatakan, persentase lahan yang menderita kekeringan mencapai tingkat rekor pada Agustus di Texas, Oklahoma dan Kansas. "Rekor 81,08% Texas akan dilanda kekeringan mulai dari 31 Agustus


Read More

Sabtu, 05 Februari 2011

Energi Energi Pembangkit

Energi merupakan kebutuhan tak terelakkan di saat kita ingin perkembangan yang begitu pesat. Banyak fenomena alami berkontribusi untuk memproduksi energi tanpa harus merusak lingkungan.

Mereka disebut sumber energi terbarukan dan mereka membantu untuk menghindari pencemaran, baik di lokasi perkotaan dan atau di lokasi terpencil baik dalam sekala besar atau kecil. Mereka membentuk semacam siklus tanpa dikurangi dari setiap sumber daya untuk menghasilkan energi.


10. Energi Pasang Surut

Pembangkit Energi dari pasang surut laut bukanlah sumber energi yang sangat populer, tapi memiliki potensi besar dalam waktu dekat. Generator arus pasang surut dan generasi rentetan memanfaatkan energi pasang surut.


Penghasil energi ini Eco-friendly dan tidak membahayakan lingkungan sama sekali. Ini mengikuti prinsip yang sama seperti turbin angin, tapi bukan menggunakan udara, generator berputar dalam air.

Tidak seperti energi angin dan matahari, pembangkit pasang surut dapat diprediksi. Sejak zaman dahulu, peristiwa pasang surut dikendalikan langsung dari gerakan relatif dari sistem Bumi-Bulan dan tingkat yang lebih rendah dari sistem Bumi-Matahari.

Lunar Energi, sebuah perusahaan Inggris yang pertama kali mendirikan sebuah pembangkit energi pasang surut di pantai Pembrokshire di Wales, menyediakan listrik ke ribuan rumah.



9. Energi dari Gelombang/Ombak Laut

Memprediksi arah laut dan gelombang adalah pekerjaan yang sangat sulit, namun tidak mustahil. Energi Ombak adalah transportasi energi oleh gelombang permukaan laut, dan penangkapan energi untuk pemompaan atau desalinating air sebagai pembangkit listrik.



Di Eropa, Pembangkit Energi dari gelombang telah diperkenalkan, menggunakan floating Pelamis Wave Energy konverter. Mereka menggunakan perangkat mengambang dan menghasilkan energi melalui gerakan meliuk-liuk, atau dengan gerakan mekanis dari puncak gelombang dan lembah.

Energi Gelombang laut tidak sama dengan fluks diurnal Energi pasang surut dan pilin stabil arus laut, meskipun kadang sering membingungkan.

Kami telah mengejar teknologi ini sejak tahun 1890 dan Pembangkit Energi Gelombang Laut Komersial pertama di dunia berbasis di Portugal, di Aguçadora Wave Park, terdiri dari tiga 750 kilowatt perangkat Pelamis.



8. Energi Matahari

Memproduksi listrik dengan memanfaatkan energi matahari dan (PV) fotovoltaik sel disebut Teknologi Solar. Sel surya menjadi lebih efisien, diangkut dan bahkan fleksibel, yang memungkinkan untuk kemudahan instalasi.



Didukung oleh satu solar cell atau rumah grid yang menerima kekuatan dari photovoltaic disarray; PV; Aplikasi energi PV dapat menghasilkan energi di semua ukuran.



7. Energi Angin

Pembangkit Energi Angin diinstal pada lahan pertanian atau daerah penggembalaan, memiliki salah satu dampak lingkungan terendah dari semua sumber energi. Turbin angin digunakan untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik atau mekanik.



Energi angin secara historis telah digunakan langsung untuk menggerakkan kapal layar atau dikonversi menjadi energi mekanik untuk memompa air atau menggiling gandum, tapi aplikasi utama tenaga angin saat ini adalah pembangkit listrik.

Spanyol, Portugal, Jerman, Irlandia, Eropa memimpin dunia dalam produksi tenaga angin lepas pantai. Amerika Serikat dan China menyediakan sumber daya lahan yang sangat memungkinkan



6. Pembangkit listrik tenaga air

Ini adalah bentuk paling banyak digunakan dari energi terbarukan. Gaya gravitasi dari air yang jatuh adalah titik kunci dalam generasi pembangkit listrik tenaga air. Di daerah-daerah terpencil, hidro skala kecil dipasang di sungai dan kali dengan sedikit efek pada ikan atau lingkungan.


Proyek hidroelektrik dibangun untuk menyediakan sejumlah besar tenaga listrik yang dibutuhkan untuk industri. Di Suriname, Waduk Brokopondo dibangun untuk menyediakan listrik bagi industri aluminium

Alcoa. Selandia Baru Manapouri Power Station dibangun untuk memasok listrik ke smelter aluminium pada Tiwai Point.



5. Radiant Energi

99% dari biaya listrik normal dapat disimpan dengan menggunakan energi radiasi. Ini melakukan fungsi yang sama, tetapi tidak memiliki perilaku yang identik dengan listrik.




Nikola Tesla's pemrakarsa pemancar, perangkat T. Henry Moray's radiant energy, Edwin Gray motor EMA, dan Paul Baumann's mesin Testatika semua berjalan pada energi radiasi. Fraksinasi adalah metode pengumpulan energi alam dari lingkungan atau penggalian dari listrik.

Nikola Tesla membangun salah satu telepon nirkabel awal didasarkan pada energi radiasi. Resonansi dari pemancar dan penerima perangkat itu disetel ke frekuensi yang sama, yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi.



4. Listrik Tenaga Panas Bumi

Daya Panas Bumi diekstrak melalui proses alami memberikan panas ke salah satu unit pembangkit listrik tenaga panas bumi. Biaya yang efektif, kehandalan, dan ramah lingkungan tidak lagi terbatas kepada daerah dekat batas lempeng tektonik.


Pemanasan unit telah mendorong jangkauan dan ukuran sumber daya yang layak untuk diperluas. Kelompok terbesar pembangkit listrik tenaga panas bumi di dunia berlokasi di geyser, lapangan panas bumi di California, Amerika Serikat.

Sebagian besar biaya penanaman listrik masuk ke pengeboran karena tidak memerlukan bahan bakar apapun. Saat ini 24 negara yang memanfaatkan teknologi ini dan lokasi potensial yang menjadi pertimbangan.



3. Biomassa

Biomassa, dalam industri produksi energi, merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar atau untuk produksi industrial.


Umumnya biomassa merujuk pada materi tumbuhan yang dipelihara untuk digunakan sebagai biofuel, tapi dapat juga mencakup materi tumbuhan atau hewan yang digunakan untuk produksi serat, bahan kimia, atau panas.

Biomassa dapat pula meliputi limbah terbiodegradasi yang dapat dibakar sebagai bahan bakar. Biomassa tidak mencakup materi organik yang telah tertransformasi oleh proses geologis menjadi zat seperti batu bara atau minyak bumi.

Biomassa biasanya diukur dengan berat kering. 0,5 persen pasokan listrik di Amerika Serikat berasal dari perusahaan pembangkit listrik biomassa.



2. Compressed Natural Gas

Jika Anda perlu pengganti bahan bakar fosil untuk bensin, solar, atau propana, Compressed Natural Gas adalah solusi untuk Anda. Hal ini bersih dan aman untuk digunakan.



CNG digunakan dalam mobil tradisional dengan pembakaran bensin yang telah dikonversi menjadi kendaraan bio-fuel (bensin / CNG). Ini menjadi dikenal secara luas di Eropa dan Amerika Selatan akibat meningkatnya biaya bensin.



1. Daya nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik.



PLTN termasuk dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari).

Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe.

Hingga tahun 2005 terdapat 443 PLTN berlisensi di dunia, dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 17% daya listrik dunia.

Perancis memproses ulang limbah nuklir untuk mengurangi massa dan membuat lebih banyak energi. Pengolahan berpotensi dapat memulihkan sampai dengan 95% dari sisa uranium dan plutonium dalam bahan bakar nuklir bekas, meletakkannya ke dalam campuran bahan bakar oksida baru.

Sumber :
danish56.blogspot.com
Read More

Selasa, 01 Februari 2011

upacara adat yaqowiyu di klaten

Yaqowiyu adalah upacara adat yang diadakan di Jatinom, sebuah kecamatan di Klaten, yang diadakan setiap bulan Jawa pada Safar. Oleh penduduk setempat sering disebut dengan Saparan. Upaca Yaqowiyu ditandai dengan penyebaran kue apem, sebuah kue bundar dari tepung beras dengan potongan kelapa ditengahnya. Kue apem disebarkan dari menara masjid. Dipercayakan kue apem ini mempunyai kekuatan supranatural yang membawa kesejahteraan bagi yang berhasil mendapatkannya.

Upacara Yaqowiyu dimulai sejak kembalinya Kyai Ageng Gribig dari menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci Mekah. Yaqowiyu berasal dari bahasa Arab.



Upacara ini berawal dari pengajian yang diadakan oleh Kyai Ageng Gribig yang pada saat mengakhiri acara selalu memanjatkan doa “Ya qowiyu Yaa Assis qowina wal muslimin, Ya qowiyyu warsuqna wal muslimin”, untuk memohon kekuatan terhadap kaum muslim. Untuk menghormati para tamu, maka dibuatlah hidangan kue apem dan makanan kecil lainnya. Dari situlah kemudian upacara ini berkembang pesat dan menjadi besar seperti sekarang ini.

Penyusunan gunungan apem itu juga ada artinya, apem disusun menurun seperti sate 4-2-4-4-3 maksudnya jumlah rakaat dalam shalat isa/ subuh/ zuhur/ ashar/ dan magrib.
Konon menurut sejarah suatu hari di bulan sapar ki ageng gribig yang merupakan keturunan prabu brawijaya kembali dari perjalanannya ke tanah suci ia membawa oleh-oleh 3 buah makanan dari sana. Sayangnya saat akan dibagikan kepada penduduk, jumlahnya tak memadai bersama sang istri iapun membuat kue sejenis. Kue-kue inilah yang kemudian disebarkan kepada penduduk setempat/ yang berebutan mendapatkannya sambil menyebarkan kue-kue ini iapun meneriakkan kata “yaqowiyu” yang artinya “tuhan berilah kekuatan”
Makanan ini kemudian dikenal dengan nama apem saduran bahasa arab “affan” yang bermakna ampunan tujuannya agar masyarakat selalu memohon ampunan kepada sang pencipta. Perayaan yang dipusatkan di kompleks makam Kyai Ageng Gribig ini biasanya dihadiri Bupati beserta pejabat Kabupaten Klaten agar lebih meramaikan suasana dan mendekatkan diri kepada rakyat.



tuh pada berebut


ahaaa apem yang siap dibagikan
Read More

Senin, 31 Januari 2011

mengapa jika terkena air liur anjing harus dicuci dengan tanah ?

Bagi Anda yang muslim akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.
Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan sabda Rosulullah berikut :

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)


Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman.

Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan.

Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut. Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma'lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Sumber :
aspal-putih.blogspot.com
Read More

LAPORAN PRAKTIKUM DO METER

DO-METER


A. TUJUAN
1. Mengetahui nilai DO dalam sampel
2. Mengetahui hal yang mempengaruhi nilai DO

B. DASAR TEORI
Oksigen terlarut (dissolved oxygen, disingkat DO) atau sering juga disebut dengan kebutuhan oksigen (Oxygen demand) merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kualitas air. Nilai DO yang biasanya diukur dalam bentuk konsentrasi ini menunjukan jumlah oksigen (O2) yang tersedia dalam suatu badan air. Semakin besar nilai DO pada air, mengindikasikan air tersebut memiliki kualitas yang bagus. Sebaliknya jika nilai DO rendah, dapat diketahui bahwa air tersebut telah tercemar. Pengukuran DO juga bertujuan melihat sejauh mana badan air mampu menampung biota air seperti ikan dan mikroorganisme. Selain itu kemampuan air untuk membersihkan pencemaran juga ditentukan oleh banyaknya oksigen dalam air. Oleh sebab pengukuran parameter ini sangat dianjurkan disamping parameter lain seperti kob dan kod.
Mekanisme
Di dalam air, oksigen memainkan peranan dalam menguraikan komponen-komponen kimia menjadi komponen yang lebih sederhana. Oksigen memiliki kemampuan untuk beroksida dengan zat pencemar seperti komponen organik sehingga zat pencemar tersebut tidak membahayakan. Oksigen juga diperlukan oleh mikroorganisme, baik yang bersifat aerob serta anaerob, dalam proses metabolisme. Dengan adanya oksigen dalam air, mikroorganisme semakin giat dalam menguraikan kandungan dalam air.

Jika reaksi penguraian komponen kimia dalam air terus berlaku, maka kadar oksigen pun akan menurun. Pada klimaksnya, oksigen yang tersedia tidak cukup untuk menguraikan komponen kimia tersebut. Keadaan yang demikian merupakan pencemaran berat pada air.
Analisis dan Pengukuran
Untuk mengukur kadar DO dalam air, ada 2 metode yang sering dilakukan:
• Metode titrasi
• Metode elektrokimia atau lebih dikenal pengukuran dengan DO-meter



Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen =DO) dibutuhkan oleh semua jasad hidup untuk pernapasan, proses metabolisme ataupertukaran zat yang kemudian menghasilkan energi untuk pertumbuhan dan pembiakan.Disamping itu, oksigen juga dibutuhkan untuk oksidasi bahan-bahan organik dan anorganik dalam proses aerobik. Sumber utama oksigen dalam suatu perairan berasal sari suatu proses difusi dari udara bebas dan hasil fotosintesis organisme yang hidup dalam perairan tersebut.
Oksigen memegang peranan penting sebagai indikator kualitas perairan, karena oksigen terlarut berperan dalam proses oksidasi dan reduksi bahan organik dan anorganik. Selain itu, oksigen juga menentukan khan biologis yang dilakukan oleh organisme aerobik atau anaerobik. Dalam kondisi aerobik, peranan oksigen adalah untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dengan hasil akhirnya adalah nutrien yang pada akhirnya dapat memberikan kesuburan perairan. Dalam kondisi anaerobik, oksigen yang dihasilkan akan mereduksi senyawa-senyawa kimia menjadi lebih sederhana dalam bentuk nutrien dan gas. Karena proses oksidasi dan reduksi inilah maka peranan oksigen terlarut sangat penting untuk membantu mengurangi beban pencemaran pada perairan secara alami maupun secara perlakuan aerobik yang ditujukan untuk memurnikan air buangan industri dan rumah tangga.
Sebagaimana diketahui bahwa oksigen berperan sebagai pengoksidasi dan pereduksi bahan kimia beracun menjadi senyawa lain yang lebih sederhana dan tidak beracun. Disamping itu, oksigen juga sangat dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk pernapasan. Organisme tertentu, seperti mikroorganisme, sangat berperan dalam menguraikan senyawa kimia beracun rnenjadi senyawa lain yang Iebih sederhana dan tidak beracun. Karena peranannya yang penting ini, air buangan industri dan limbah sebelum dibuang ke lingkungan umum terlebih dahulu diperkaya kadar oksigennya.




C. ALAT DAN BAHAN
- Alat yang digunakan
1. Unit DO-meter
2. Aerator
3. Pendingin (freezer)
4. Kompor listrik
5. Gelas beker
6. Botol semprot
7. Tissue
8. Thermometer

- Bahan yang digunakan
1. Air Suling
2. Air kran


D. LANGKAH KERJA


1. Variasi Waktu
a. Sejumlah air dimasukkan ke dalam gelas beker dan diukur suhunya dengan menggunakan thermometer lalu dicatat.
b. Air tersebut kemudian diaerator selama 5 menit lalu diukur DO-nya dengan menggunakan DO-meter dengan satuan %,mbar,dan mg/L. Dan dicatat.
c. Langkah tersebut diulangi untuk penggunaan aerator selama 10, 15,20,25,dan 30 menit.

2. Variasi Suhu
a. Sejumlah air dimasukkan kedalam gelas beker dan didinginkan hingga suhunya 210C.
b. Setelah itu diukur DO-nya dengan menggunakan DO-meter dengan satuan %,mbar,dan mg/L. Dan dicatat.
c. Langkah tersebut diulangi untuk suhu 220C, 240C, 260C, dan 280C.


E. DATA PERCOBAAN
1. Variasi Waktu Aerasi
- Menggunakan Aerator
- Pada suhu 260C
Waktu (menit) DO
% mbar mg/L
5 76,7 150,3 5,95
10 77,2 153,1 6,02
15 77,8 155,3 6,07
20 78,3 157,9 6,15
25 80,4 160,4 6,24
30 82,5 163,6 6,49

2. Variasi Suhu
Suhu ( 0C ) DO
% Mbar mg/L
21 89,8 189,5 7,73
22 84,2 167,5 7,07
24 81,4 164,8 6,59
26 80,6 159,5 6,00
28 77,6 155,1 5,95


F. PENGOLAHAN DATA
1. Variasi Waktu Aerasi



2. Variasi Suhu


G. PEMBAHASAN
Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui nilai DO dalam sampel dan untuk mengetahui hal yang mempengaruhi DO. Penentuan DO dilakukan dengan metode elektrokimia dengan menggunakan DO-meter. Cara penentuan oksigen terlarut dengan metoda elektrokimia adalah cara langsung untuk menentukan oksigen terlarut dengan alat DO-meter. Prinsip kerja dari alat DO meter ini adalah menggunakan elektroda atau probe oksigen yang terdiri dari katoda dan anoda yang direndam dalam larutan elektrolit. Pada alat DO meter, biasanya menggunakan katoda perak (Ag) dan anoda timbal (Pb). Secara keseluruhan, elektroda ini dilapisi dengan membran plastik yang bersifat semi permeable terhadap oksigen. Reaksi kimia yang akan terjadi pada elektroda tersebut adalah
Katoda : O2 + 2 H2O + 4eà 4 HO-
Anoda : Pb + 2 HO- à PbO + H20 + 2e
Aliran reaksi yang terjadi tersebut tergantung dari aliran oksigen pada katoda. Difusi oksigen dari sampel ke elektroda berbanding lurus terhadap konsentrasi oksigen terlarut.
Sampel yang digunakan adalah air suling atau aquadest. Pada praktikum ini juga dilakukan beberapa variasi untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi oksigen terlarut. Variasi yang dilakukan adalah waktu aerasi dan suhu pada saat proses aerasi.
Pertama dengan variasi waktu aerasi , sampel diaerasi dengan menggunakan aerator sebanyak lima kali dengan waktu yang berbeda kemudian masing-masing diukur DO-nya dengan DO meter. Setelah itu dilakukan percobaan dengan variasi suhu. Untuk menghasilkan suhu dibawah suhu kamar, maka digunakan pendingin untuk mendinginkan sampel. Sama seperti saat variasi waktu aerasi , sampel diukur DO-nya 5 kali dengan suhu yang berbeda. Semua pengukuran dilakukan dalam bentuk persen, milibar dan ppm (mg/l). Data yang didapat kemudian digunakan untuk membuat grafik.
Dari grafik waktu aerasi vs nilai DO terlihat bahwa, semakin lama waktu aerasi, maka kadar oksigen terlarut dalam air menjadi semakin tinggi. Hal tersebut dapat disebabkan , selama proses aerasi akan terjadi perpindahan oksigen dari udara ke air. Aerasi merupakan pengaliran udara ke dalam air untuk menigkatkan kandungan oksigen dengan memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dalam air. Alat yang digunakan untuk Aerasi adlah Aerator . Semakin lama proses aerasi, maka semakin banyak oksigen dari udara yang akan terdifusi dalam air, sehingga kadar oksigen terlarut akan bertambah. Kadar oksigen bertambah karena terjadi difusi oksigen dari udara , pada perairan permukaan , Kecepatan difusi oksigen dari udara, tergantung sari beberapa faktor, seperti kekeruhan air, suhu, salinitas, pergerakan massa air dan udara seperti arus, gelombang dan pasang surut.
Dari grafik suhu vs nilai DO terlihat bahwa, semakin tinggi suhu air, maka kadar oksigen terlarut dalam air menjadi semakin rendah. Hal tersebut dikarenakan, suhu merupakan faktor yang mempengaruhi penguapan. Penguapan terjadi disepanjang suhu, semakin tinggi suhu, maka akan semakin banyak oksigen yang teruapkan ke udara, mengakibatakan kadar oksigen terlarut dalam air menjadi semakin rendah.
Menurut Peraturan Pemerintan No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kulaitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Air permukaan atau air untuk air minum dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dianjurkan lebih besar atau sama dengan 6 ppm.

H. KESIMPULAN
1. Semakin tinggi nilai suhu airnya, maka nilai DO semakin kecil
2. Semakin lama waktu yang digunakan untuk aerasi, maka nilai DO akan semakin bertambah besar/naik.
I. DAFTAR PUSTAKA
1. Maria, Christina. 2010. Petunjuk Praktikum INSKIM “Oksigen Terlarut”. Yogyakarta: STTN-BATAN.
2. Salmin. 2005. Oksigen Terlarut (DO) Dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. (http://images.atoxsmd.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/RluywAoKCsYAAAHIw641/oksigen%20terlarut%20dan%20kebutuhan%20oksigen%20biologi%20untuk%20penentuan%20kualitas%20perairan.pdf?nmid=44066689, diakses 20 Januari 2011).
3. Anonim. 2011. Oksigen Terlarut. (http://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen_Terlarut, diakses 20 Januari 2011).
4. PP No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.



Read More